443 Siswa Dari Sekolah SMP N 1 Rancaekek Sekarang Mencontoh UNKP

Kebijakan pengaplikasian ujian berbasis komputer 2019 dijalankan dalam 2 alternatif cara yakni, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil (UNKP) menyelenggaraan UNBK sekarang sudah menjelang untuk ketiga kalinya.Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) yakni cara progres ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai medianya.

Menurut Kepala Sub Komponen Tata Usaha SMPN 1 Rancaekek Hj. Imas Ika Dewi K S.Pd untuk dikala ini SMPN 1 Rancaekek dalam Ujian Nasional masih menggunakan cara UNKP dikarenakan belum ada kesiapan secara penuh, sebab sarana prasana yang belum ada dan lengkap.

“Kami mengambil kebijakan untuk Ujian nasional tahun pelajaran sekarang masih mengambil kebijakan progres cara ujian berbasis kertas dan pensil (UNKP),” terang Imas.

Sedangkan berdasarkan Kepala mahjong ways 2 Sekolah, Drs. H. Moch Slamet M.MPd untuk progres ujian nasional tahun ajaran sekarang masih menggunakan kertas dan pensil serta ditiru sebanyak 443 peserta.

Alasan mendasar yang masih melakukan ujian nasional belum menggunakan cara berbasis komputer dikarenakan masih kurangnya sarana prasarana yang belum lengkap dan memerlukan perangkat komputer ataupun laptop yang signifikan ditambah server yang belum mencakup secara menyeluruh, terang Slamet.

Jadi lanjut Slamet, untuk progres ujian Nasional dengan cara UNBK, kecuali sarpras yang belum ada, pihaknya tidak mau memaksakan, akan melainkan pengambilan kebijakan untuk progres UNKP mungkin untuk yang terakhir kalinya, dimana penyelenggaraan Ujian Nasional untuk tahun pelajaran 2019/2020 tahun depan.

Artikel yang Direkomendasikan

error: Content is protected !!