Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi Dunia Melambat, Turut Pengaruhi Indonesia

Banda Aceh, InfoPublik – Bank Dunia menggelar pembicaraan yang membahas prospek ekonomi Indonesia di masa depan. Kesibukan tersebut yakni ‘Outreach Event of the Indonesia Economic Prospects December 2023 Edition’, dengan tema ‘Climate Action for Development’ yang dilaksanakan di Auditorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala (USK).

Pada peluang tersebut Ekonom Bank Dunia Anthony Obeyesekere mengatakan, dinamika global hari ini telah memengaruhi pertumbuhan ekonomi global termasuk Indonesia. Menurutnya, saat ini rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia melambat.

“Ketika ini kita hidup di dunia yang pertumbuhan sbobet ekonominya lebih lambat dibandingkan masa sebelum pandemi,” ucapnya, Jumat 29 Maret 2024.

Selain pertumbuhannya yang lambat, ada banyak risiko yang dihadapi dunia saat ini, yang dapat memunculkan lebih banyak dilema. Apalagi Indonesia terhubung dengan negara-negara lain di dunia, sehingga dilema ini dapat berdampak pada ekonomi Indonesia juga.

Contohnya konflik di Timur Tengah dan Ukraina yang meningkatkan risiko geopolitik dan menyebabkan guncangan pada harga komoditi. Atau tekanan pasar keuangan pengaruh perubahan suku bunga di luar negeri. Selain itu, perubahan iklim telah memengaruhi banyak negara dan menyebabkan bencana yang lebih sering terjadi.

Antony pun membeberkan rincian eksposur pinjaman bank-bank di Indonesia kepada sektor-sektor yang peka kepada perubahan iklim. Menurutnya, mitigasi bencana yang kuat dapat memperkuat kapasitas adaptasi dan ketahanan. Apalagi Indonesia tergolong negara yang rentan kepada dilema perubahan iklim dunia.

Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan menyambut bagus kesibukan ini sebab info yang diberi tahu para narasumber yakni info yang betul-betul berharga bagi semua pihak. Bagus itu pemangku kepentingan maupun para peneliti.

“Bagi pemangku kepentingan, kesibukan ini dapat menjadi referensi untuk merumuskan kebijakan. Sementara bagi dosen atau mahasiswa, kesibukan ini dapat menstimulus mereka untuk menjalankan kajian yang berguna bagi pembangunan,” sebut Rektor.

Kesibukan ini menghadirkan sejumlah pakar ekonomi yakni Ekonom Bank Dunia Anthony Obeyesekere, Ekonom Senior Bank Dunia yakni David James Kazcan dan Wael Mansour, Ekonom USK Prof. Dr. Ir. Nazamuddin, SE, M.A serta diantar oleh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK Dr. Taufiq C Dawood, S.E., M.Ec Dev. Selain itu turut hadir pula perwakilan World Bank Jakarta Dr. Habib Rab dan Perwakilan dari Kedutaan Besar Australia Bram Marolop. (MC 07)

Artikel yang Direkomendasikan

error: Content is protected !!