INILAH PENTINGNYA PENDIDIKAN DALAM ISLAM

Mencari ilmu ialah kewajiban bagi setiap muslim. Hal itu cocok dengan hadits Nabi saw. berikut ini, “Menuntut ilmu itu harus atas setiap muslim” (H.R. Ibnu Majah). Di dalam hadits yang lain pun diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa, “Siapa yang mencapai jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” Hadiah bagi para pencari ilmu bukan hadiah yang main-main, bukan hadiah yang sembarangan, melainkan hadiahnya ialah surga.

Sehingga setiap muslim haruslah bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu. Ia harus memanfaatkan usianya untuk belajar dan menghindarkan diri dari sifat berleha-leha atau bermalas-malasan. Yahya bin Abi Katsir berkata, “lmu tak akan didapat dengan tubuh yang dimanjakan (santai).’’

Baca Juga: Mengajarkan Ilmu Termasuk Sedekah yang Utama

Rasulullah saw. pun sering berbicara tentang keutamaan ilmu. Instruksi mencari ilmu ini pun juga termasuk salah satu yang teramat spaceman slot penting dan menjadi perhatian Islam. Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, ilmu ini ditempatkan sebelum kita berbicara, beramal, atau berkegiatan. Sehingga ilmu ini ialah pondasi dalam setiap gerak-gerik kehidupan kita. Ilmulah yang membedakan kita dengan hewan. Dan melewati ilmu jugalah manusia dapat berkembang dan maju.

Allah Swt. yang Memberi Kita Ilmu

Kita harus meyakini seyakin-yakinnya bahwa ilmu yang kita miliki sekarang sebenarnya ialah pemberian dari Allah Swt. melewati para guru yang sudah mendidik kita. Ilmu yang Allah Swt. berikan kepada kita ialah salah satu format beri sayang Allah Swt. kepada kita.

Dahulu, kita dilahirkan dalam keadaan lemah tak berdaya tanpa mempunyai ilmu. Melainkan, Allah Swt. menganugerahkan kita panca indra yang melewati panca indra ini kita dapat belajar banyak hal. Mmeskipun kala itu keadaan kita semisal masih bayi, akan melainkan kita konsisten belajar dari sekeliling. Lalu seiring berjalannya waktu, kita pun semakin tumbuh besar dan dewasa. Karenanya, harus dengan ilmu yang kita gali dan pelajari seiring berjalannya waktu membuat kita semakin berterima kasih dan beriman kepada Allah Swt. Sebab, dari Allah Swt. lah semua ilmu itu.

Baca Juga: Pesan-Pesan Luqman Terkait Pengajaran Anak

“Dan Allah mengeluarkan kalian dari perut ibu kalian dalam keadaan tak mengetahui sesuatu pun. Dan Ia memberi kalian pendengaran, penglihatan, dan hati agar kalian berterima kasih.” (Q.S. An Nahl: 78).

Ilmu Yaitu Sinar

Imam Asy-Syafi’i berkata, “Al-‘ilmu nurun, wa nurullahi la yuhda lil ‘ashi.” Artinya ilmu itu sinar, dan sinar Allah tak diberi kepada pemaksiat/pendosa. Sehingga melewati ilmulah seseorang dapat mengetahui Allah Swt. Ilmu tak akan merasuk ke dalam jiwa dan menjadi amal kongkrit sekiranya dia masih bermaksiat atau melakukan dosa.

Oleh karena itu, beruntunglah orang-orang yang mencari ilmu dengan ikhlas cuma untuk mencari rida dari Allah Swt., malaikat bersamanya dan mendoakannya. “Selamat datang duhai penuntut ilmu. Sebenarnya penuntut ilmu benar-benar ditutupi para malaikat dan dinaungi dengan sayap-sayapnya. Kemudian mereka saling bertumpuk-tumpuk hingga mencapai langit dunia (langit paling dekat dari bumi), karena kecintaan mereka (Malaikat) kepada ilmu yang dipelajarinya.” (H.R. Ath-Thabrani).

Pun, orang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya dimintakan ampunan oleh penduduk langit dan bumi. “Sebenarnya Allah, para Malaikat-Nya, penduduk langit-langit dan bumi-bumi, hingga semut-semut yang ada di lubangnya, hingga ikat-ikan, benar-benar semuanya bershalawat (memintakan ampun) untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.” (H.R. At-Tirmidz).

Artikel yang Direkomendasikan

error: Content is protected !!