Kesempatan Ketika Berbisnis Dalam Pendidikan dengan Modal Rp30 Juta Omzet Bisa Tembus Rp 200 Juta

Tiap-tiap orang tua pasti mau memberikan yang terbaik bagi buah hatinya, termasuk dalam hal pengajaran.

Hal inilah yang membikin institusi pengajaran semakin meningkatkan kualitasnya, dan juga memicu munculnya beraneka sekolah baru dengan penawaran terbaik mereka.

Keadaan ini tentu saja memberikan kesempatan tersendiri bagi masyarakat yang mau berkiprah dalam bisnis pengajaran.

Untuk mengawali bisnis ini, sekarang pemula bisa menjalankanya dengan konsep waralaba. Salah satu program waralaba yang bisa dipertimbangkan adalah Eye Tahapan yang menawarkan investasi mulai Rp5 juta sehingga bisa dikerjakan oleh slot deposit qris para ibu rumah tangga dari rumah.

Dwiyanto Bayu Asmoro, Senior Manager Eye Tahapan Indonesia mengatakan pengajaran adalah bisnis jangka panjang yang akan senantiasa diperlukan di tiap generasi sehingga peluangnya masih terbuka lebar

Terdapat tujuh materi pelajaran yang diberi oleh Eye Tahapan Indonesia adalah Matematika, Math, Play Math, English, English Sparks dan Happy Talk untuk anak usia 3 hingga 15 tahun.

Eye Tahapan sendiri mempunyai keunggulan yang membedakannya dari institusi pengajaran lainnya adalah materi pelajaran Critical Thinking Math yang menolong anak berdaya upaya kritis dan cakap menyelesaikan permasalahan melalui latihan soal matematika. Critical Thinking ini juga akan berguna bagi masa depan anak untuk menyelesaikan permasalahan dalam tiap permasalahan.

“Bisnis pengajaran akan senantiasa mempunyai marketnya. Apalagi sesudah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pak Nadiem menceritakan apabila pengajaran di Indonesia akan ditambahkan cara berdaya upaya kritis atau critical thingking methode. Eye Tahapan sendiri sudah lebih dahulu ada melalui materi pelajaran critical thingking math,” ujarnya.

Kecuali itu, Eye Tahapan juga menawarkan teladan pengajaran karakter untuk melatih pengembangan kemandirian anak, melatih anak menjadi permasalahan solver dan melatih anak menjadi pembelajar untuk seumur hidupnya.

Untuk bergabung dalam bisnis pengajaran ini, calon mitra bukan hanya dari kalangan pebisnis saja, tetapi benar-benar terbuka bagi para praktisi pengajaran malahan ibu rumah tangga yang mau mempunyai bisnis tanpa sepatutnya beranjak dari rumah.

“Kami mempunyai dua macam penawaran untuk mitra yang mau bergabung adalah home class yang bisa dibuka di rumah atau apartemen dengan ruangan yang lebih kecil. Kedua, regular franchise yang biasanya di ruko sehingga bisa menampung murid lebih banyak dan ada wilayah teritori 2 km,” ujarnya.

Home Class ditawarkan dengan biaya lisensi sebesar Rp5 juta meskipun regular franchise sebesar Rp30 juta. Biaya lisensi hal yang demikian menurutnya dibayarkan sekali seumur hidup dengan evaluasi tiap dua tahun sekali. Adapun potensi omzet yang bisa didapat mulai dari Rp4 juta hingga Rp200 juta, bergantung pada jumlah siswa.

Artikel yang Direkomendasikan

error: Content is protected !!