PDIP Bantah Loyo Gulirkan Hak Angket: Kami Undang Seluruh Pihak Berani

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, menyangkal partainya loyo untuk menyatakan dugaan kecurangan Pemilu 2024 sebab tak kunjung mengajukan hak angket DPR RI. Dia bilang, kesadaran membuktikan kecurangan Pemilu semakin kuat.

\\\”Gaungkan itu sudah timbul sebab kesadaran untuk menyatakan kecurangan dari hulu ke hilir ini semakin kuat,\\\” kata Hasto di wilayah Jakarta Sentra, Senin (18/3/2024).

Hasto menyajikan, kesadaran untuk menyatakan dugaan kecurangan Pemilu 2024 sepatutnya terus dibangun. Seluruh pihak, kata ia, sepatutnya terlibat melakukan pergerakan menyelamatkan demokrasi.

Dan itu akan menyertai nanti kepada penggunaan seluruh proses poliitik, proses peraturan kepada gerakan dari civil society, dari perguruan tinggi, dari mereka-mereka yang sungguh-sungguh konsen untuk menyelamatkan demokrasi kita,\\\” terang ia.

Sebab, kata ia, kecurangan Pemilu dari hulu ke hilir tak boleh dibolehkan. Meskipun semacam itu, Hasto tak lugas dikala ditanyai momentum apa yang ditunggu PDIP untuk segera mengajukan hak angket.

\\\”Kami sudah menyatakan Pemilu 2024 ini ialah perpaduan judi bola resmi antara apa yang terjadi pada pemilu 1971 dan pemilu 2009, perpaduan total,\\\” ucap ia.

\\\”Sehingga kami mengundang seluruh pihak untuk bersama-sama berani menyatakan kebenaran berkaitan dengan Pemilu ini,\\\” tandasnya.

Sementara itu, Member Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Luluk Nur Hamidah sebelumnya menyatakan ada pihak-pihak di Parlemen yang berupaya menggagalkan hak angket kecurangan pemilu 2024.

\\\”Ada pihak-pihak yang juga dimobilisasi sedemikian rupa,\\\” kata Luluk di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/3/2024).

Luluk malahan menerima berita bahwa tokoh agama di luar parlemen juga ikut dimobilisasi untuk menolak hak angket.

\\\”Aku terima berita ada tokoh agama yang dimobilisasi yang intinya mereka meminta agar hak angket itu digagalkan,\\\” kata ia.

PKB Targetkan Hak Angket Digulirkan Masa Sidang Ini
Sementara itu, Luluk menyatakan pihaknya menargetkan hak angket dapat mulai digulirkan pada masa sidang ini. Menurutnya, angket kecurangan pemilu 2024 dapat dibahas sedangkan DPR nanti menjelang masa reses.

\\\”Aku harap dapat ya. Bila misal pengajuan ini sudah dapat diterima kan kita dapat membahas kapan saja, dikala masa reses malahan tak situasi sulit,\\\” kata Luluk.

Luluk menyatakan pihaknya menunggu fraksi lain hingga tanggal 20 Maret atau dikala pengumuman legal Komisi Pemilihan Awam (KPU) berkaitan hasil pemilu 2024.

Menurut Luluk, dikala ini sebagian fraksi di DPR belum dapat fokus angket lantaran masih penghitungan pemilihan legislatif (pileg).

\\\”Mudah-mudahan ya paling tak ya, mungkin sebab seluruh berpikir tanggal 20 Maret, apalagi kan member koalisi 03, PPP contohnya, memang menunggu momentum tanggal 20 sebab berkaitan nasib lolos parlemen threshold apa tak, itu sungguh-sungguh kita paham. Bila memang bareng, ya kita bersama,\\\” kata Luluk.

\\\”Bila sepatutnya menunggu tanggal 20, masa kita tak punya kesabaran untuk menunggu sebagian hari saja hingga tanggal 20 Maret,\\\” sambungnya.

Meskipun demikian, Luluk menentukan PKB tak akan memulai hak anget sendirian, namun menunggu partai pemenang ialah PDIP.

\\\”Kita sepatutnya menunggu juga perwakilan dari fraksi lain sebab kita konsisten butuh dukungan (partai) mayoritas,\\\” pungkasnya.

 

Artikel yang Direkomendasikan

error: Content is protected !!